APAKAH Anda pecinta aksesori atau mungkin Anda ingin mempercantik tatanan penampilan Anda? Datangi saja pameran ASEAN Jewellery Expo yang dihelat di Kartika Expo Centre, Balai Kartini Jakarta hingga 8 Mei 2011.
Jika ingin berburu aksesori indah, mungkin ini adalah momen yang tepat. Anda tak perlu jauh-jauh mengunjungi berbagai daerah di Indonesia untuk mendapatkan perhiasan nan menawan tersebut. Cukup belokkan kendaraan Anda ke Balai Kartini dan berbagai aksesori cantik siap memanjakan mata Anda.
Di pameran ini, bersiaplah untuk lapar mata karena sengat kilau bebatuan yang ditawarkan dari sekitar 120 peserta yang berpartisipasi. Ragam perhiasan bergaya kontemporer hingga modern tersedia. Di sini peserta tak hanya berasal dari produsen atau pengusaha professional, tapi juga diikuti para pengrajin UKM dari berbagai pelosok Nusantara.
Evy Mulia dari stan Evy Jewellery mengatakan, event seperti ini sangatlah istimewa dan sangat potensial untuk memperkenalkan kreasi anak negeri. Apalagi di pameran tersebut, tak hanya perhiasan modern seperti yang ia tawarkan semata, tapi juga perhiasan hasil para pengrajin UKM yang tak kalah indah. Tak heran, Evy pun setia mengikuti ajang ini secara rutin tiap tahunnya.
"Selama ikut pameran ini, saya bersyukur selalu ramai. Biarpun sempat dilanda resesi, saya diuntungkan dengan keberadaan wanita yang secara mendasar sangat menyukai perhiasan," ujarnya saat ditemui okezone baru-baru ini.
Di pameran ini, Evy Jewellery sendiri memamerkan berbagai perhiasan indah mulai dari emas, perak, mutiara hingga berlian.
"Saat ini sedang musim hoop earings (anting bulat agak besar dengan rentetan berlian di sekelilingnya) serta cincin esperanza (di mana berlian di dalamnya seperti penggabungan dari pecahan-pecahan yang disatukan menjadi satu)," ungkap Evy yang menawarkan harga yang berkisar Rp5 juta-Rp500 juta tersebut.
Dari sisi pengrajin UKM, salah satu peserta yang ikut adalah Asrianto dari Pengrajin batu satam, Belitung Timur mengatakan, bahwa keikutsertaannya memang sebagai bentuk pengenalan kepada masyarakat luar akan potensial bebatuan Nusantara yang sangat indah. Batu satam khas Belitung Timur, misalnya, ditawarkan secara khusus dalam pameran tersebut. Batu warna hitam dengan relief yang berbeda satu sama lain itu sangatlah indah untuk digunakan sebagai material perhiasan. Di stan ini berbagai ragam olahan batu satam dijual mulai dari Rp35.000- Rp2 juta, dan satu batu satam khusus yang berlafazkan Allah ditawarkan dengan harga Rp150 juta.
Linda Julistiani, Bupati Belitung Timur yang turut mendampingi Asriyanto tersebut pun menambahkan bahwa dengan turut berpartisipasinya pengrajin batu Satam diharapkan menjadi ajang untuk lebih memperkenalkan kekayaan alam Nusantara.
"Mereka sangat memiliki potensi besar, tapi belum terangkat secara maksimal. Dengan adanya pameran ini diharapkan pamor batu Satam terangkat dan semakin merangsang penjualan," ujarnya.
Nah, apakah Anda tertarik mengunjunginya? Pameran ini berlangsung hingga Minggu besok.

0 komentar: